Warga Desa Riam Tapang Bersama Team Kopdit CU Tri Tapang Kasih

HUTAN KITA MASA DEPAN KITA

Sejiram|tritapangkasih.com

Desa Riam Tapang, merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah paling hulu dari Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.

Masih sangat terasa sekali kesejukan alam dari hutan  yang masih sangat terjaga. Bukan hanya itu kebersamaan dan kesederhanaan masyarakat masih sangat terlihat jelas.

Pada hari itu Jumat, tanggal 24 Agustus 2018 lalu,  Kopdit CU Tri Tapang Kasih melakukan sosialisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Riam Tapang Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu dengan Tema “Hutan Kita Masa Depan Kita”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap menjaga hutan  dan sungai yang berada di dalamnya.

hutan riam tapang
Hutan Riam Tapang
sungai riam tapang
Sungai Riam Tapang

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan berkat kerjasama Kopdit CU Tri Tapang Kasih dengan LSM Link-AR Borneo. Sosialisasi DAS ini berjalan dengan sangat baik dan disambut dengan antusias oleh warga Desa Riam Tapang, terlihat puluhan warga hadir dalam kegiatan ini baik pria, wanita, orang tua serta kaum muda, banyaknya pertanyaan – pertanyaan yang diajukan kepada nara sumber menunjukan antusiasme dan rasa ingin tahu masyarakat yang tinggi.

General Manager Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Markus Triyadi, SE. MM saat ditemui diruangannya mengatakan, kegiatan sosialisasi DAS ini merupakan salah satu usaha Kopdit CU Tri Tapang Kasih untuk ikut ambil bagian dalam menjaga Lingkungan dan hal ini juga sesuai dengan Nilai – Nilai Inti Kopdit CU Tri Tapang Kasih yang ke – 7 yaitu Peduli Lingkungan. Beliau juga menambahkan, Desa Riam Tapang merupakan pilihan tepat karena untuk menjaga bagaimana Lingkungan daerah Aliran Sungai tetap terjaga dan selalu dalam kondisi tidak tercemar. Desa Riam Tapang sendiri berada di daerah paling Hulu Sungai Selangkai yang mana Aliran Sungai ini mengalir sampai ke Batang Silat/Sungai Silat, dan oleh karena itu masyarakat disana harus menjaga dan diberikan Kesadaran tentang Dampak dari tercemarnya Sungai tersebut. “ Bisa dibayangkan bagaimana kondisi sungai Silat kalau masyarakat yang berada di hulu sungai tidak menyadari betapa pentingnya menjaga kondisi sungai tetap bersih dan tidak tercemar” ucapnya.

General Manager Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Markus Triyadi, SE. MM
General Manager Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Markus Triyadi, SE. MM

Hal senada juga disampaikan Oleh Area Manager 1 Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Aloysius Radiman yang hadir mewakili Pengurus dan Mangement dalam kegiatan tersebut, beliau mengatakan bahwa Masyarakat perlu disadarkan tentang pentingnya menjaga hutan dan sumber air untuk kehidupan kita. “Alam perlu dijaga, terutama air sebagai sumber kehidupan, karena sekarang sumber air bersih sudah mulai berkurang, ini dikarenakan alam sudah mulai rusak” ujarnya. Beliau juga berharap dengan kegiatan ini masyarakat di Desa Riam Tapang dan Sekitarnya bisa menjaga kelestarian hutan dan tidak merusaknya, apalagi menyerahkannya kepada perusahan yang hanya akan merusak alam itu sendiri.

Area Manager 1 Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Aloysius Radiman
Area Manager 1 Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bapak Aloysius Radiman

Dalam kegiatan ini hadir sebagai sebagai nara sumber, Direktur Eksekutif Link-AR Borneo, Bapak Agus Sutomo, atau akrab disapa Bung Tomo . Beliau mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kopdit CU Tri Tapang Kasih dengan melakukan sosialisasi Penyelamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan Tema “Hutan Kita Masa Depan Kita” adalah bentuk kepedulian atas kehidupan sosial dan lingkungan masyarakat secara umum, khususnya masyarakat Desa Riam Tapang, yang mana hutan dan sungainya benar – benar masih terjaga. “ Dengan Kegiatan ini membuktikan bahwa hanya masyarakat adat / petani yang mampu menjaga wilayah adat yang lestari” ucapnya. Beliau juga mengatakan, kerjasama yang baik antara Kopdit CU Tri Tapang Kasih dengan Masyarakat Adat adalah sebagai bentuk sinergi yang baik dalam menjaga kedaulatan masyarakat adat atas wilayah hidup mereka.

Direktur Eksekutif Link-AR Borneo, Bung Tomo
Direktur Eksekutif Link-AR Borneo, Bung Tomo

Beliau juga memberikan penghargaan yang setingi – tingginya kepada masyarakat adat dan Desa Riam Tapang yang terus menjaga wilayah adat yang masih hutan dan mengelola lahan untuk berladang dengan kearifan lokal yang terhubung dengan kelestarian hutan dan sumber daya alam lainnya terutama adalah sungai Selangkai yang terus mengalirkan air walaupun dalam kondisi kemarau seperti saat ini. “ Hal itu semakin memperkuat keyakinan kami bahwa hanya masyarakat adat / petani yang mampu menjaga alam dan atau ekosistem dengan sangat baik dan lestari “ ujarnya. Beliau juga berharap kerjasama yang baik antara Kopdit CU Tri Tapang Kasih bersama Mitra dan Masyarakat Adat terus berlanjut dan Program Sosial Lingkungan yang telah ada dapat terus bergerak tanpa henti demi kehidupan masa depan masyarakat yang lebih baik, secara sosial lingkungan maupun sosial ekonomi.

Kepala Desa Riam Tapang beserta Pengurus Adat merasa sangat senang dengan adanya sosialisasi ini, mereka berharap kegiatan – kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan oleh Kopdit CU Tri Tapang Kasih, guna menambah pengetahuan dan kesadaran mereka dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga hutan dan sungai mereka, mereka juga berkomitmen untuk selalu menjaga wilayah adat mereka dari ancaman pihak luar yang hanya ingin mengambil keuntungan dari kekayaan alam mereka.

Warga Desa Riam Tapang Bersama Team Kopdit CU Tri Tapang Kasih
Warga Desa Riam Tapang Bersama Team Kopdit CU Tri Tapang Kasih
Team Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bersama Link-AR Borneo
Team Kopdit CU Tri Tapang Kasih Bersama Link-AR Borneo

Semoga sosialisasi yang telah dilaksanakan oleh Kopdit CU Tri Tapang Kasih dapat memberi kesadaran masyarakat dan kita semua betapa pentingnya menjaga Hutan dan air dari kerusakan dan pencemaran. No Forest No Life , tidak ada hutan tidak ada kehidupan, mari berjuang untuk kelestariannya, karena Hutan Kita Masa Depan Kita. 

Penulis : A. Ariyadi

Editor : Yosefin, RS

Tinggalkan Komentar