TIM CU TTK bersama OMK St. Fransiskus Xaverius Semitau

“ Kepedulian Terhadap Anak Bangsa “

TIM CU TTK bersama OMK St. Fransiskus Xaverius Semitau
TIM CU TTK & Puskesmas Semitau bersama OMK St. Fransiskus Xaverius Semitau

Sejiram||tritapangkasih.com
Untuk kedua kalinya di Tahun 2019, Kopdit CU Tri Tapang Kasih mengadakan Kampanye Anti Narkoba dan Seks Bebas di Kecamatan Semitau bersama OMK St. Fransiskus Xaverius Semitau. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (7/9) lalu di gedung Tingang Bedindang ini bekerjasama dengan Puskesmas Semitau dan Paroki St. Fransiskus Xaverius Semitau. Hal ini dilakukan demi mencegah para Generasi Muda Bangsa agar terhindar dari penyalahgunaan Narkoba dan Seks Bebas.

BNN (2018) menunjukan Prevalensi penyalahgunaan Narkoba dikalangan Pelajar di 13 Ibu Kota Provinsi di Indonesia mencapai angka 3,2% atau setara dengan 2,29 juta orang. Penyalahgunaan tersebut meningkat dengan menggunakan teknologi Internet untuk perdagangan gelap narkoba, nilai dan jenis yang diperdagangkan juga meningkat. Berdasarkan data tersebut, Kopdit CU Tri Tapang Kasih Selalu berperan aktif melakukan tindakan – tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan seks bebas dikalangan remaja terutama di wilayah Pelayanannya.

Bapak Kosmas Suhadi, saat memberikan kata sambutan
Bapak Kosmas Suhadi Kepala Departement Diklat & Marketing, saat memberikan kata sambutan

Bapak Kosmas Suhadi dalam sambutannya mengatakan apa yang dilakukan oleh pihak Kopdit CU Tri Tapang Kasih ini merupakan Implementasi dari salah satu Nilai Inti Kopdit CU Tri Tapang Kasih yaitu Peduli Lingkungan. “ Kegiatan seperti ini selalu kami lakukan setiap tahun, tahun ini sudah 2 kali kami mengadakan Kampanye Anti Narkoba dan Seks bebas, yang pertama pada bulan Juli lalu kami sudah mengadakannya di Kecamatan Empanang, Nanga Kantuk dan sekarang di Semitau ini “ ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa Kopdit CU Tri Tapang Kasih tidak hanya menjalakan tentang Kinerja Keuangan saja tetapi Kinerja Sosial juga terus dilaksanakan. “ Ini merupakan salah satu bukti bahwa Kopdit CU Tri Tapang Kasih tidak hanya menjalankan Kinerja Keuangan saja, tetapi kinerja Sosial juga terus kami laksanakan, karena antara kinerja keuangan dan kinerja sosial itu harus seimbang “ tambahnya.

Ibu Dede Fajarwati, Saat Memberikan Materi
Ibu Dede Fajarwati (Puskesmas Semitau), Saat Memberikan Materi tentang Bahaya Seks Bebas

Ibu Dede Fajarwati selaku Fasilitator dalam kegiatan ini menyatakan perasaan yang miris dan kecewa dibenaknya ketika mendengar dan melihat banyak sekali generasi penerus bangsa terjerumus dalam narkoba maupun pergaulan bebas karena banyak sekali dampak negative yang ditimbulkan akibat hal tersebut. “ Bagaimanapun juga kita harus ikut andil dalam memerangi dan mencegah agar kejadian tersebut tidak terus tumbuh di Negara kita tercinta Indonesia, kita mulai dari lingkungan terdekat kita, dari anak – anak remaja yang merupakan generasi penerus bangsa “ ujarnya.

dr. Ricky, saat memberikan materi
dr. Ricky, saat memberikan materi Tentang Bahaya Narkoba

Beliau juga sangat antusias sekali ketika diperkenankan terlibat dalam kegiatan Kampanye Anti Narkoba dan Seks Bebas dikalangan remaja yang dilakukan oleh Kopdit CU Tri Tapang Kasih ini, beliau berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif kepada para remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang membahayakan bahkan mematikan. “ Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan dapat menyentuh semua kalangan, karena kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk kita berpartisipasi aktif dalam memerangi bahaya peredaran narkoba dan pergaulan seks bebas “ tambahnya.

Antusias Peserta Saat Sesi Tanya Jawab
Antusias Peserta Saat Sesi Tanya Jawab

Semoga apa yang telah dilakukan Kopdit CU Tri Tapang Kasih untuk Generasi muda penerus Bangsa ini benar – benar berguna dan bermanfaat untuk keberlangsungan Indonesia kedepannya. Mari selamatkan anak – anak kita dari penyalahgunaan narkoba dan seks bebas. Narkoba membunuh anak Negeri, memusnahkan Generasi, Mari Hidup Sehat Tanpa Narkoba. Say No to Drugs, Before it is too late.

Penulis : A. Ariyadi
Editor : Yosefin,RS